Beberapa Jenis Bumbu Dapur Penghilang Rasa Sakit

Beberapa Jenis Bumbu Dapur Penghilang Rasa Sakit

Siapa yang tidak mengenal bumbu dapur seperti kunyit, jahe, cabai, rumput laut merah, dan nanas. Itulah jenis dari bumbu dapur sebagai herbal alami yang bisa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Sangat mudah didapatkannya di pasar tradisional atau supermarket. Biasanya bumbu dapur seperti kunyit, jahe, cabai selalu ada di setiap dapur bagi ibu rumah tangga yang rajin masak. Karena merupakan bumbu dapur dalam membuat masakan.
Biasanya untuk meredakan rasa sakit atau nyeri di sekitar tubuh, seseorang berobat ke dokter atau membeli obat sakit di apotek terdekat. Tak ada salahnya untuk mencoba alternatif lain sebagai solusi untuk meredakan rasa sakit di sekitar tubuh. Bukankah sebenarnya pada zaman dahulu nenek moyang kita sudah terlebih dahulu memakai ramuan tradisional yang bahannya dari rempah-rempah atau bumbu dapur. Tidaklah sulit untuk mencoba alternative lain dengan menggunakan bumbu dapur sebagai herbal alami penghilang rasa sakit. Berikut “Info Kesehatan Jenis Bumbu Dapur Penghilang Rasa Sakit”.

Kunyit

Zat curcuim yang terkandung di dalam kunyit mampu mengurangi rasa pada penderita Osteoarthritis. Ia tergolong dalam kelompok anti peradangan non steroid yang bekerja layaknya ibu profen, demikian sebuah studi dalam The Journal of Alternative and Complementary Medicine mengungkapkan.
Kunyit ini sangat popular untuk mengilangkan rasa sakit seperti memar, peradangan sendi dan terkilir. Itulah jenis rempah berwarna jingga kekuning-kuningan yang sangat besar manfaatnya untuk kesehatan.

Cabai

Zat yang terkonsentrasi di sekitar jaringan cabai adalah Capsaicin. Ia memiliki sifat-sifat obat yang dapat memberikan bantuan bagi penderita migrain, diabetes, dan arthtritis. Ia mengikat protein pada neutron demikian cara kerjanya. Substance P (Neurotransmitter yang mengirim sinyal rasa sakit) akan habis dan kurang mampu untuk mengirimkan sinyal rasa sakit ketika neuron terkena capsaicin dalam jangka waktu yang lama

Jahe

Ekstrak jahe bisa jadi pengganti untuk obat antiinflamasi nonstreroid. Rasa sakit akan berkurang juga dapat mengurangi kekakuan pada bagian sendi. Itu manfaat dari ekstrak jahe sebagaimana yang dikatakan sebuah studi dalam The Journal Arthritis and Rheumatism.
Jahe secara alami bisa menghambat jalur peradangan. Sifat antiinflamasi yang jahe miliki itu bermanfaat untuk meredakan mual, sakit kepala, kram menstruasi, nyeri otot dan arthritis.

Nanas

Sebuah enzim antiinflamasi yang terkandung dalam nanas adalah Bromelain. Dengan enzim ini pembengkakan dapat berkurang terutama pada bagian hidung ketika luka, atau setelah selesai menjalani operasi sinus. Disamping mengurangi pembengkakan enzim ini juga menghasilkan zat yang mampu melawan pembengkakan dan rasa sakit.
Bromelain efektif dalam meningkatkan proses pemulihan setelah pembengkakan atau cedera. Ada manfaat lain dari enzim ini yaitu dapat membantu meredakan nyeri otot dan osteoarthiritis demikian dikatakan sebuah studi pada 2011 yang diterbitkan The Journal Phytherapy

Rumput Laut Merah

Multimineral alami yang berasal dari rumput laut (rumput laut merah) adalah aquamim. Terdapat magnesium dan kalsium dalam kandungan Aquamim yang berfungsi membantu peradangan yang berhubungan dan sendi lutut.
Manfaat lainnya yaitu ia juga dapat meningkatkan mobilitas sendi dan fleksibilitas sendi juga bisa meningkatkan kepadatan tulang karena seperti disebut di atas rumput laut yang kaya kandungan mineral yang penggunaanya juga aquamim dapat menurunkan rasa sakit yang disebabkan arthritis.
tabs-top

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.