Perbedaan Blog dengan Website

Perbedaan Blog dengan Website

Mungkin banyak di antara dari kalian yang masih belum mengetahui perbedaan blog dengan website. Ya.. Keduanya memang tidak jauh berbeda. Website atau dalam bahasa Indonesia disebut situs web, dimana web sendiri artinya adalah internet jadi website adalah situs yang ada di internet. sedangkan Blog yang merupakan kependekan dari Weblog adalah ponakannya 🙂  dari website, blog mirip sebuah buku harian yang ada di internet. Di bawah ini akan di bahas lebih mendetail lagi tentang apa saja perbedaan blog dengan website. Langsung saja kita lihat perbedaannya  :

Website statis sedangkan Blog dinamis

menurut fungsinya website dan blog sebenarnya tidak berbeda, website mungkin bisa dibilang situs yang besar sedangkan blog adalah website kecil. Website lebih bersifat statis, pada umumnya halaman halaman yang disajikan dalam sebuah website diantaranya Home, Contact, About, FAQ, Visi dan Misi, dsb. Biasanya Website hanya menyajikan beberapa fitur saja disesuaikan dengan tujuannya. lain halnya dengan Blog yang selalu dinamis, dimana yang punya blog bisa mengupdate kontennya dengan topik yang berbeda beda sesuai dengan keinginannya atau tergantung niche, sehingga konten pada sebuah blog selalu bertambah dan selalu update.

Dari segi keyword Pada Search Engine

Pada search engine, jika kita mengetikkan sebuah keyword maka halaman yang akan muncul dari blog akan lebih banyak dari website. Mengapa demikian? Karena, blog yang lebih mudah di kelola oleh banyak orang, termasuk orang awam atau newbie menyebabkan isi-isi blog terus bertambah dan terus berubah. Maka dari itu search engine yang kita gunakan akan lebih banyak mengarahkan kita ke halaman-halam blog yang terkait dengan keyword yang sebelumnya telah kita ketik. Berbeda dengan website dengan isi yang statis, yang menyebabkan pencarian menjadi sangat terbatas.

Interaksi antar Pengguna dan Pengelola

Hal ini tentunya sudah dapat kalian rasakan sendiri, tentunya interaksi yang terjalin di blog akan lebih interaktif jika di bandingkan dengan website. Di dalam blog, tersedia berbagai macam fitur tyang dapat menghubungkan kita dengan pengelola blog yaitu kita bisa menyukai postingannya, berkomentar, hingga men share postingan ke beberapa teman yang lain. Sementara itu, website yang terkesan penuh dengan pencitraan dan statis, biasanya akan lebih tertutup. Sebenarnya ada fitur komentar seperti di blog, namun para admin website biasanya akan memblok komentar-komentar dari para pengunjung atau bahkan menonaktifkan fitur komentar sehingga website terasa lebih kurang interaktif jika di bandingkan blog. Apalagi dengan karakteristik pengelola yang berbeda. Jika biasanya blog dikelola secara individu dan merupakan blog yang mengatasnamakan individualisme berbanding terbalik dengan website yang biasanya merupakan halaman dari suatu instansi yang bermacam-macam dan dikendalikan oleh admin-admin. Tentunya admin – admin yang bekerja untuk instansi itu akan selalu menjaga citra instansinya agar tetap baik. Dan dalam hal postingan, admin akan terbatas pada postingan terkait kepentingan instansi saja.

Rating

Seperti akun-akun pribadi lainnya, kesuksesan, ketenaran, dan keberhasilan dari para blogger terletak pada sebanyak apa pengunjungnya. Dengan jumlah pengunjung yang banyak dan dengan interaksi yang juga banyak maka mengindikasikan bahwa blog tersebut terkenal dan memiliki konten-konten menarik. Jumlah pembaca pada setiap postingan di blog akan sangat menentukan ranking blog. Berbeda dengan website yang terkesan memiliki tujuan yang berbeda, website tidak terlalu memerlukan rating ataupun jumlah viewers pada setiap postingannya.

Home page

perbedaan blog dengan website juga sangat kentara pada homepage nya. Jika dalam website homepage akan berisi daftar apa saja konten-konten yang ada di website tersebut, kalau blog hanya akan ditampilkan pos-pos terbaru dan daftar judul postingan postingan saja yang biasanya di kelompokkan menurut bulan dan tahun pengunggahan. Homepage pada website akan memberi tahu para pengunjungnya tentang fasilitas apa saja yang tersaji di dalam website tersebut. Untuk website website perdagangan, biasanya akan disajikan jenis-jenis barang yang di jual dengan berbagai macam kategori yang dikelompokkan berdasar spesifikasi – spesifikasinya.

Coding

Di atas sudah di sampaikan, bahwa blog lebih mudah dikelola untuk setiap orang. Bahkan orang awam maupun newbie dalam dunia internet bisa dengan cepat mempelajari dan mengelola sebuah blog. Itu semua karena pada blog tidak diperlukan keahlian khusus seperti koding. Para blogger blogger pemula bisa mengunduh template template tampilan blog mereka di website-website yang dapat kalian temukan melalui search engine. Sambil menjalankan blog kalian, para pemula bisa sekalian belajar dasar-dasar koding. Hanya dasarnya saja sudah sangat cukup untuk mengelola blog dengan baik. Karena yang terpenting dari blog biasanya adalah isi konten – kontennya yang dibuat semenarik mungkin. Berbeda dengan website, yang membuatnya dan mengelolanya pun diperlukan keahlian yang cukup mendalam pada bidang pengkodingan. Setidaknya kalian sudah paham dengan bahasa-bahasa koding, kalian harus menguasai HTML5, PHP, CSS3, dan masih banyak lagi yang lainnya yang harus kalian kuasai.

Konten

Berbicara mengenai konten, tentunya kalian telah dapat menebak di mana letak perbedaanya antara konten yang tersaji di blog dengan konten-konten yang ada di website. Dalam sebuah blog, pengelola atau pemilik blog dapat memposting konten apapun. Tidak terbatas dengan genre atau jenis konten. Postingan-postingan dapat bercampur dalam sebuah blog seperti pada hari ini kalian akan mengupload dengan tema otomotif, selanjutnya besok kalian akan memposting tentang update Fashion, dan setelahnya lagi kalian ingin memposting tentang makanan. Sah-sah saja. Yang terpenting para pengunjung tertarik dengan postingan-postingan kalian.

Berbeda dengan website, yang terkesan formal karena biasanya memuat sebuah instansi. Dari segi konten postingan pun sangat terbatas. Apalagi bahsa yang digunakan juga merupakan bahasa yang formal dengan format yang benar. Hal itu tentu tidak berlaku di blog, dimana kita bebas memposting apapun dengan konten terserah kita dengan gaya bahasa sehari hari yang di bumbui dengan bahasa pergaulan jaman sekarang juga sah sah saja. Karena sekali lagi dikatakan bahwa blog bersifat lebih pribadi. Itu artinya konten-konten yang ada di blog lebih santai atau informal berbeda dengan website yang postingannya terbatas pada bidang website dan dengan bahasa yang formal.

Waktu

Waktu di sini mengindikasikan mengenai jam berapa kalian memposting sesuatu di blog atau website yang kalian kelola. Untuk blog dengan ambisi jumlah pengunjung yang banyak, kalian harus pintar-pintar memilih waktu yang tepat saat akan mengupload. Hal itu dimaksudkan agar pada saat kalian selesai mengupload pada saat itu juga banyak yang sedang Online dan segera membaca postingan kalian. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan website dimana para admin nya bebas tidak bergantung pada waktu pengupload an karena bukan jumlah pembaca atau berbeda tujuan dengan blog.
Nah sekian beberapa perbedaan blog dengan website yang sekiranya bisa menjawab rasa penasaran kalian. Tunggu apalagi, bagi kalian yang belum punya blog maupun website ayo segera buat. Siapa tahu itu merupakan salah satu jalan kalian mencapai kesuksesan.

tabs-top

One Responseto “Perbedaan Blog dengan Website”

  1. makasih gan sangat membantu penjelasannya , Update Informasi terus .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.